img.emoticon { padding: 0; margin: 0; border: 0; } img.emoticon { padding: 0; margin: 0; border: 0; } img.emoticon { padding: 0; margin: 0; border: 0; } -->

About Us

Foto saya
Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
Kami kumpulan mahasiswa UI (unitomo indah) fakultas sastra jurusan sastra jepang.lebih detailnya kami dari angkatan tahun 2006.bos Marly merupakan bos dari Hiru-Ban ini. Dengan senyumnya yang lebar dia memikat kami untuk jadi anak buahnya dan mengadakan perkumpulan setiap pulang kuliah untuk menghilangkan stres yang kita alami akibat kewajiban-kewajiban kami sebagai mahasiswa bahasa jepang. Anggota kami terdiri dari : Bos Marly a.k.a senyuman maut ;Ratna a.k.a mak ketip ;ika a.k.a cumi ;marta a.k.a mulut firaun ;okie a.k.a kluwek ;anita a.k.a munel ;wienda a.k.a dugong ;dinda a.k.a dindut ;abdi a.k.a doweh ;dyah a.k.a pastel ;lydia a.k.a dodol Dan bagi yang belum tercantum segera komplain ke pengelolah blog ini.ok! Kami juga punya grup di friendster yang bernama UI NIHONGO GAKKA '06. Let's join with us.. Ini masih merupakan bagian awal dari pembelajaran kami membuat blog,kami akan selalu memperbaiki demi kepuasan para fans hiru-ban kurabu.. just matte kudasai!!!...

Selasa, 16 September 2008

Berita Kebakaran Todai di Jawa Pos




Api Lalap 16 Ruang
Kebakaran di SMA-SMP dr Soetomo dan UKM Universitas dr Soetomo

SURABAYA - Kebakaran besar kembali terjadi. Kali ini giliran kompleks SMA dan SMP dr Soetomo serta gedung Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas dr Soetomo (Unitomo) dilalap si jago merah, Minggu (14/9) malam. Sedikitnya 16 ruang beserta isinya hangus.

Beberapa saksi mengatakan, api berasal dari gedung UKM Unitomo. Gedung itu sebenarnya hanya terdiri atas dua ruangan ukuran 5 x 6 meter. Mahasiswa kemudian membangun sekat-sekat dari tripleks agar daya tampungnya lebih banyak. Dua ruang itu paling tidak menjadi markas beberapa UKM. Antara lain, paduan suara dan musik.


Sunarko, mahasiswa Fakultas Teknik, menuturkan, ruang tersebut dilalap api sekitar pukul 22.00. Saat itu dia berada di warung dekat kampus ketika petugas keamanan kampusnya memberi tahu bahwa ruang UKM terbakar.

Mahasiswa asli Bojonegoro itu kemudian meluncur ke gedung UKM. ''Api sudah besar saat saya datang. Tapi, api masih di salah satu ruang UKM, belum ke gedung lain,'' tutur lelaki berambut keriting itu.

Karena itu, dia hendak membuka ruang yang belum terbakar dan menyelamatkan barang-barang. Namun, seluruh pintu terkunci. Tidak ada mahasiswa di situ. ''Saya sebenarnya juga mau menyelamatkan laptop. Tapi, karena terkunci, ya tidak bisa,'' katanya.

Malam itu, tutur Narko, kebanyakan mahasiswa sedang ngopi di warung. ''Teman-teman kalau jam segitu kan biasanya makan atau ngopi. Soalnya, baru terawih dan buka puasa.'' Katanya.

Akibatnya, lebih dari setengah jam api menjalar tanpa perlawanan berarti. Api tidak merambat ke arah utara gedung. Api justru merambat ke selatan dan membelok ke sisi barat bangunan. Mulai sekretariat BEM, ruang olahraga, ruang multimedia, ruang komputer, ruang guru, dan seterusnya (lihat grafis).

Api kemarin menghanguskan 16 ruang. Dari pihak Unitomo, dua ruang UKM dan satu ruang yang berisi beberapa sekretariat BEM Fakultas. Sementara, tujuh ruangan SMA ludes dilalap api. Yakni, satu ruang olahraga, ruang multimedia, ruang komputer, gudang, dan tiga kelas. Di SMP dr Soetomo, enam ruang hangus. Yakni, dua kelas, satu ruang guru, laboratorium kimia, fisika, dan biologi.

Narko mengatakan, saat merambah ke ruang lain, angin sedang berembus kencang. Karena itu, api tidak menjalar ke sisi utara ruangan. ''Api seperti diarahkan oleh angin. Anginnya kencang,'' katanya.

Sekitar pukul 22.45 petugas PMK berdatangan. Hampir seluruh armada PMK dari seluruh wilayah Surabaya dikerahkan. Antara lain dari PMK Pasar Turi empat armada, Wiyung, dan Tambak Rejo, masing-masing dua armada. Total terdapat 17 armada PMK yang datang dalam waktu berbeda. ''Semua armada seluruh Surabaya ke sini,'' kata Abdul Halim, komandan Operasional UPTD PMK Wiyung.

Kasus tersebut kini dilimpahkan ke Reskrim Polres Surabaya Timur. Kasatreskrim Polres Surabaya Timur AKP Agung Marlianto belum berani memastikan penyebab api. Sebab, tim labfor masih menelitinya.

Agung mengaku sudah menginterogasi kepala SMP, SMA, dan perwakilan pihak Unitomo. ''Informasi awal memang dari korsleting listrik. Tapi, kami masih menunggu hasil labfor,'' katanya.

Setelah kebakaran, siswa SMA diliburkan satu hari kemarin (15/9). Itu pun hanya kelas X yang sebagian besar kelasnya terlalap api.

''Besok (hari ini, Red) mereka kembali beraktivitas. Mereka belajar di lantai dua gedung H Unitomo," kata Kepala SMA dr Soetomo Mudhafir.

Hal serupa terjadi di SMP. Namun, aktivitas belajar mengajar tidak seberapa terpengaruh. Sebab, saat ini siswa mengikuti pondok Ramadan. ''Itu pun dilakukan dengan bergiliran, siswa putra dan putri,'' kata salah seorang guru. (aga/dio/alb/dos)
Head Line Metropolis Jawa Pos 16 September 2008

salam cinta hiru-ban